Tips-Tips Menjalankan Diet Bulan Puasa

Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana seluruh umat muslim berkomitmen untuk menjalankan peningkatan keimanan dan ketakwaan. Bulan suci ramadhan mewajibkan seluruh umat muslim untuk puasa. Puasa adalah proses menahan diri dari makan dan minum atau semua hal yang membatalkannya dari fajar sampai senja. 

Pola asupan nutrisi dengan otomatis dapat dipengaruhi oleh kegiatan puasa sepanjang hari. Tubuh dapat menyesuaikan asupan makanan jika makanan terbatas pada pagi dan sore hari. Pengalaman yang tidak menyenangkan mungkin dialami oleh orang yang puasa pada hari pertama. Hal tersebut dikarenakan seluruh sistem tubuh sedang beradaptasi dengan pola makan pada saat puasa yang hanya dilakukan pada saat berbuka dan sahur. 

Namun, hari-hari selanjutnya akan terasa terbiasa sehingga kesehatan yang baik dapat dipertahankan dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung gizi cukup selama waktu makan sahur dan berbuka.

Tips Diet Sehat Selama Bulan Ramadhan

Tips-Tips Menjalankan Diet Bulan Puasa

Beberapa tips diet menyehatkan badan selama bulan ramadhan adalah:

1. Jadwal makan selama bulan Ramadhan harus diatur. Pembagian waktu makan dapat dilakukan sebanyak tiga kali. Jadwal makan di bulan puasa dijadwalkan seperti hari anda di luar bulan ramadhan. Dapat diibaratkan bahwa sahur merupakan sarapan pagi ketika puasa dimulai, makan saat buka puasa adalah snack malam dan seusai menjalankan ibadah sholat magrib adalah makan malam. Rencana tersebut mampu membantu pencernaan sehingga tidak kaget dengan asupan makanan saat bulan puasa. Terburu-buru makan pada saat berbuka puasa akan menggagu kesehatan pencernaan.

2. Jika perlu, makanan karbohidrat kompleks yang kaya akan serat, seperti yang ditemukan dalam biji-bijian, misalnya beras merah, roti gandum, kacang, buah-buahan dan sayuran dapat disertakan. Makanan berkarbohidrat kompleks seperti beras merah dapat melalui pencernaan secara lama serta kandungan seratnya sangat tepat jika dicantumkan dalam menu sahur. Serat makanan yang ada pada karbohidrat kompleks dapat meningkatkan kadar glukosa darah yang baik dan membantu menjaga kestabilannya. Kadar asam lambung dapat meningkat karena puasa di siang hari dan menyebabkan rasa tak nyaman. Cara menetralkan asam ini dan cara mengurangi rasa sakit adalah dengan konsumsi makanan yang tinggi serat.

3. Kegiatan mengkonsumsi yang manis seperti kolak merupakan tradisi yang melekat di masyarakat Indonesia saat berbuka puasa selama Ramadhan. Padahal kesehatan penderita diabetes akan terganggu karena hal ini, selain itu makanan dan minuman yang terlalu manis justru akan meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Sebagai orang yang mengetahui bahaya konsumsi berlebihan, jikapun mempunyai kebiasaan untuk mengkonsumsi yang manis, usahakan memilih yang manis alami. Biasanya makanan yang memiliki pemanis alami ada di dalam buah-buahan seperti kurma atau jus buah lainnya dengan tambahan gula sedikit saja. Konsumsi snack dengan rasa yang manis berlebih ketika berbuka membuat selera makan hilang. Bahkan seseorang dapat pula menundanya, padahal proses metabolisme di dalam tubuh membutuhkan beberapa nutrisi lain yang bisa didapatkan pada menu makan malam.

4. Orang Indonesia banyak yang menggemari snack dan gorengan saat bulan puasa. Padahal minyak dalam menu makanan yang digoreng sangat banyak dan dapat memicu beberapa penyakit dalam tubuh. Menu makan harus divariasi dengan menu makan yang direbus, dipanggang, ditumis atau dengan minyak yang sedikit.

5. Pola mencerna makanan juga perlu diperhatikan, seperti makan perlahan dan mengunyah makanan dengan baik. Kecenderungan untuk ingin makan dalam jumlah besar dan makanan dengan cepat akan muncul karena belum makan sepanjang hari. Ingat, dibutuhkan waktu selama 20 menit untuk perut memberitahu otak sehingga makan dengan porsi kecil terlebih dahulu harus dilakukan. 

6. Kegiatan rutin yang ideal dan dapat menurunkan berat badan saat puasa adalah berjalan di malam hari selama minimal 30 meni. Tidak hanya metabolisme tubuh yang terbantu, tetapi juga membantu pikiran agar tetap jernih. Namun, jika sudah makan dalam jumlah besar, darah harus pindah ke sistem pencernaan daripada otot, sehingga harus menunggu 1-2 jam setelah makan baru disusul dengan melakukan aktivitas berat. 

Cara Menurunkan Berat Badan di Bulan Puasa

Cara Menurunkan Berat Badan di Bulan Puasa

Saat berpuasa, lapar harus ditahan dan dahaga selama lebih dari 12 jam setiap hari juga ditahan. Hal itulah yang dapat menurunkan berat badan. Mulut harus sabar meski perut keroncongan yang yang terlihat adalah makanan-makanan enak. Hal terbalik tak jarang terjadi, angka timbangan justru bergerak ke arah kanan.

Jika hal ini juga terjadi pada seseorang, maka bisa dicoba untuk menengok kembali ke belakang dan lihat apa saja yang sudah dilakukan selama Ramadhan ini. Mungkin ada beberapa kebiasaan yang tampaknya sepele namun ikut menyumbang pertambahan berat badan. Konsistensi untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk dan mengatur pola makan adalah kunci untuk menurunkan berat badan.

Berikut ini beberapa tips dan cara menurunkan berat badan di bulan puasa dalam versi lain yang bisa diterapkan di bulan suci, yaitu:

1. Waktu sahur tidak boleh terlewatkan

Kegiatan mengontrol diri agar tidak makan berlebihan saat berbuka dapat dilakukan saat makan sahur. Dapat dipastikan untuk memilih menu makan sehat dan seimbang. Makanan yang digoreng dan berlemak juga harus dikurangi. Karbohidrat kompleks dan makanan berserat untuk menunda rasa lapar sangat perlu untuk dipilih.

2. Makan dengan porsi wajar secara perlahan

Sunnah Nabi menyebutkan bahwa mengakhirkan waktu sahur perlu dilakukan, namun bukan berarti harus makan terburu-buru menjelang adzan subuh berkumandang. Makanan akan sulit dicerna apabila tidak dikunyah dengan baik. Akibatnya, pencernaan dapat terganggu. Bangunlebih awal saat sahur adalah hal yang wajib dilakukan agar makan sahur menjadi nikmat. Cobalah nikmati waktu sahur dengan bangun lebih awal. Makanan dikunyah secara perlahan agar otak bisa memiliki waktu untuk menyadari saat perut sudah kenyang dan berhenti makan. 

3. Tidur lagi setelah sahur harus dihindari

Sangat berat bagi yang tidak terbiasa melakukan makan sahur di pagi buta dan harus bangun pula. Bangun di pagi buta untuk sahur memang berat bagi yang tidak terbiasa. Cara ini bisa membuat lemak lebih mudah tertimbun dan menaikkan asam lambung, sehingga lebih baik melakukan olahraga ringan. Waktu tidur yang hilang dapat diganti dengan tidur lebih cepat di malam hari. Kebiasaan bergadang juga harus dihilangkan jika mungkin sering dilakukan di luar bulan Ramadhan.

4. Tubuh harus tetap terhidrasi

Tubuh saat berpuasa memerlukan banyak cairan yang menggantikan cairan tubuh sebelumnya yang sempat hilang. Dehidrasi di siang hari akan terhindar jika cairan dalam tubuh terpenuhi. Anjuran minum air putih sebanyak dua gelas saat sahur dan dua gelas saat berbuka sangat penting untuk diterapkan. Di sisi lain, saat makan malam hingga menjelang tidur juga harus minum sebanyak empat gelas air putih. 

5. Kendalikanlah diri saat berada di waktu berbuka

Saat buka puasa tiba, jangan serta merta semua makanan yang ada di piring akan di santap. Puasa bukanlah sebuah kesalahan yang harus dibalaskan dendamnya dengan makan yang banyak saat berbuka. Makan banyak saat berbuka akan menyulitkan untuk menurunkan berat badan. Anjuran Rasulullah harus diikuti yaitu makan sedikit saat berbuka puasa. Berbuka puasa dengan beberapa butir kurma dan air putih saja sudah cukup. 

6. Makanan yang manis-manis dikurangi

Kadar gula darah menurun selama berpuasa sehingga biasanya ingin makanan manis setelah berbuka. Makanan manis dapat menyebabkan makan selanjutnya tidak terkontrol. Akali makan dengan mengkonsumsi beberapa potong buah sebelum memakannya dapat dilakukan jika belum bisa menyingkirkan biskuit coklat dan es krim sepenuhnya. Lebih baik konsumsi makanan dengan pemanis alami seperti buah.

7. Porsi makan malam harus selalu dijaga

Makan malam setelah berbuka puasa janganlah terlalu banyak karena dapat mengganggu proses pencernaan. Makan malam secara perlahan dan bertahap akan dapat memberikan waktu ke otak untuk mengirim sinyal kenyang ke perut. Makan semangkuk salad buah atau sayur juga bisa dilakukan  sebelum makan malam untuk mengendalikan nafsu makan.

8. Sediakan buah dan sayur dalam jumlah banyak

Sayur dan buah dapat dijadikan camilan yang harus dimakan sehari-hari karena manfaatnya yang banyak, terlebih saat bulan puasa. Bentuk olahan buah dan sayur saat bulan puasa dapat berupa jus. Selain itu, bias juga dimakan langsung. Kebutuhan vitamin akan terpenuhi dengan maksimal jika konsumsi buah dan sayur rutin dilakukan saat bulan puasa, serta terhindar dari dehidrasi. Rasa kenyangpun akan terasa lebih lama. 

9. Olahraga di waktu yang tepat

Perlu diingat bahwa olahraga di siang hari jangan sampai dilakukan karena matahari terik dan akan membuat energi banyak terkuras. 

Berikut Kunci Sukses Untuk Turunkan Berat Badan di Bulan Puasa

Berikut Kunci Sukses Untuk Turunkan Berat Badan di Bulan Puasa

Menurunkan berat badan saat berpuasa ada juga yang memberikan tips lain untuk tetap menjaganya, antara lain:

1. Menu Sahur

Pada bulan puasa, menu makanan harus sehat dan terjaga. Jangan sampai makan sahur dengan makanan yang berminyak, tidak sehat dan pedas. Makanan untuk sahur harus bergizi seimbang untuk menunjang aktivitas saat berpuasa. Konsumsi sayur mayur dan buah sangat dianjurkan.

2. Cukup Cairan

Metabolism tubuh yang benar akan mampu menurunkan berat badan. Usahakan saat berpuasa, cairan dalam tubuh tetap tercukupi. Jangan sampai tubuh kekurangan cairan karena dapat menyebabkan sakit. 

3. Harus tetap bergerak aktif

Tetap lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, lari-lari kecil di taman, dan lain-lain meskipun lemas di bulan puasa. Aktifivitas sebisa mungkin dilakukan dan jangan sampai diam. Jika habis makan sahur atau berbuka puasa hanya diam saja, maka lemak akan banyak yang tertimbun karena tidak terbakar dengan sempurna. Melakukan olahraga ringan dan aktif di bulan puasa menjadi cara menurunkan berat badan yang efektif.

4. Konsumsi gula harus selalu diperhatikan

Saat bulan puasa, yang dikonsumsi jangan makanan yang mengandung pemanis berlebihan yang dapat meningkatkan berat badan. Bulan puasa sebaiknya makan makanan yang mengandung pemanis alami seperti kurma, buah-buahan, dan lain-lain. 

5. Mengendalikan diri

Nafsu untuk menyantap makanan lezat yang ada di depan mata harus mampu ditahan karena itu merupakan satu bentuk pengendalian diri kita. Jika nafsu sudah tidak terkontrol, ingatlah bahwa makan sebelum waktunya di bulan puasa hanyalah seperti melakukan hal yang sia-sia. Jika ingin memiliki berat badan yang ideal di bulan puasa, puasa harus penuh dan diri dikendalikan. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel